Just another free Blogger theme

Kamis, 13 Mei 2021

Matematika: Mengenalkan Angka
 
    Pada awalnya anak-anak belum tahu jika matematika adalah salah satu pelajaran yang susah dan rumit. Kita bisa membuat anak menyukai belajar matematika yaitu kenalkan dengan cara yang menyenangkan melalui cerita, bernyanyi, permainan atau dengan dongeng. Nah, saya akan  memberikan salah satu cara mengenalkan angka kepada anak-anak. alatnya sangat mudah  untuk di dapatkan yaitu karpet angka (yang mereknya eva mat). Jika tidak punya bisa di ganti dengan kertas hvs lalu tulis angkanya. 
 
Alat :
1.      Karpet  angka 1-10 (Bisa dibeli di toko mainan)


Cara bermain :
1.  Letakkan karpet angka di lantai secara acak.

2. Guru atau orang tua menyebutkan salah satu angka.

3. Anak melangkah dan menginjak angka yang di maksudkan.


    Gampang sekali kan caranya. selain belajar di area kognitif anak juga belajar di area motorik kasar yaitu melompat. Melompat besar sekali manfaatnya untuk perkembangan otot anak. Melompat membantu tulang mengeras. 
     Selain mengenalkan angka permainan ini juga bisa di aplikasikan  untuk  pengurangan, perkalian, pembagian ringan/awal. misalnya penambahan.
1.      Guru atau orang tua menyebutkan sebuah penjumlahan. Misalnya 2 + 1
2.      Anak melompat dan menginjak angka hasil dari penjumlahan tersebut, yaitu 3.
3.  Jika anak lebih dari satu jadikan sebagai sebuah permainan siapa cepat. Yang paling cepat menjawab dan benar beri nilai. Setelah sekitar 10 atau 20 pertanyaan. Hitung nilanya. Yang paling banyak hasilnya adalah pemenangnya. tapi untuk usia anak 3 tahunan tidak perlu ada menang kalah karena biasanya di usia ini anak masih sulit untuk menerima kekalahan.

 
Demikian tips dari saya semoga bermanfaat. 

Minggu, 18 Agustus 2019

Pasaraya Manggarai ini berada di daerah Manggarai, Jakara Selatan, dekat dengan pasar rumput. Kebetulan rumah saya di Tebet, jadi memang dekat dengan rumah. Saya memang mencari tempat untuk bermain anak-anak yang dekat dari rumah. Selain perjalanannya singkat, otomatis biaya kendaraan juga murah. Kita pun bisa lebih lama berada di wahana permainan tersebut jadi anak lebih puas mainnya. Anak juga tidak lelah di perjalanan. Terhindar macet.
Nah pas kebetulan di pasaraya manggarai buka playground.  Pertama kali datang ke tempat ini, saya senang dengan keamanannya. Letaknya di lantai 5. Kita bisa naik lift atau eskalator. Kenapa aman, pintu yang mengarah ke eskalator di tutup supaya anak tidak lari ke eskalator, jadi dari eskalator kita langsung menuju loket pembelian tiket dan masuk lewat pintu di depan tiket dan pintu keluarnya di samping pintu masuk yaitu lewat toko baju. Nah buat para ibu jadi bisa sekalian lihat-lihat baju anak ya. Didalamnya pun benar-benar tertutup sehingga anak-anak leluasa untuk berlarian anpa aku hilang. Harga ike masuknya pun masih sangat terjangkau, setidaknya buat saya. Dengan 50 ribu rupiah anak bisa main sepuasnya. Hanya ada biaya amahan untuk pendamping per-orang adalah 5000 rupiah. Penasaran kan, Apa saja sih wahana yang ada di pasaraya playground? yuk kita  lihat satu-satu.
1.      Kereta
Anak-anak mana sih yang tidak suka dengan kereta. Hampir semua anak-anak pasti suka kereta. Kereta mini ini berjalan 2 kali putaran, selain anak, pendamping pun boleh ikut, tenang saja keretanya kuat ko meski bapak-bapak atau ibu-ibu yang naik. Selama di perjalanan anak-anak bisa menikmati lagu yang berputar dan di sepanjan gjalan anak anak isa meliha gambar-gambar landmark kota-kota esa tertentu seperti monas (Jakarta), patung buaya (Surabaya), jam gadang (ukit tinggi) dan lain-lain. selain bermain kita juga bisa mengenalkan nama-nama kota di Indonesia sekalian dengan tempat wisatanya. Hal ini bisa menimbulkan jiwa penasaran anak untuk ingin melihat atau berpetualang ke kota-kota tersebut. Seru kan.


2.      Bom-bom car
Bom-bom car bisa di kendarai sendiri untuk anak yang sudah besar, untuk anak usia dibawah 5 tahun harus didampingi oleh orang tua atau oleh pendamping dari playground tersebut. Serunya sih kalau bermain dengan banyak orang bisa tabrak-tabrakan. Tapi berhubung tempatnya tidak terlalu besar jadi hanya bisa bermain dengan sekitar 3 mobil.

3.      Carousel/komidi putar
Alat permainan ini memang sudah ada dari dulu, tapi hingga saat ini mainan ini masih sangat di gemari anak-anak. Memang hanya eerapa menit saja sih tapi uat anak-anak iu juga sudah sangat menyenangkan. 

4.      Swing boat
Berbentuk perahu lumayan besar dimainkan dengan cara di ayunkan ke depan dan belakang, tapi sayang saat kami kesana, mesinnya sedang rusak. Jadi tidak bisa dipakai swing boat ini.
5.      Mandi bola
Tempat ini yang selalu menjadi favorit anak-anak. Arena mandi bola di sini lumayan besar bisa menampung 10 anak. Disampingnya ada trampolin dan di atasnya adalah tempat untuk anak-anak bermain sepeti labirin dan papan luncur.

6.      Rumah pohon
Rumah pohonnya bagus, di halamannya disediakan mobil-mobilan, sepeda motor dan sekuter. Anak-anak bisa naik turun tangga untuk melatih motoriknya. Mungkin juga untuk melatih keberanian ke tempat yang tinggi, karena awalnya pun anak saya takut, tapi lama-lama berani juga.

7.      Becak
Becak mini ini bisa dinaiki berdua atau sendiri, untuk anak yan sudah bisa naik sepeda maka mereka bisa mengendarai sendiri becaknya, tapi untuk usia 3 tahunan mesti ada pendamping. Tapi untuk wahana ini kita perlu membayar lagi sebesar 10 ribu. Jadi tidak termasuk tiket yang kita bayarkan saat masuk.

8.      Game
Wahana ini seperti yang ada di timezone. Kita harus membeli koin terlebih dahulu. Lalu memilih apakah mau main mobil-mobilan, atau alat musik atau tembak-tembakan. Saya sendiri kurang suka dengan wahana ini karena tidak memberikan sentuhan pendidikan di dalamnya. Tapi anak-anak malah lebih suka dengan permainan ini. Untuk sekali waktu bolehlah anak bermain game ini. Tapi jangan sampai keacanduan ya.

Selain fasilitas di atas. Pasaraya playground juga menyediakan aula yang lumayan besar untuk mengadakan pesta ulang tahun, arisan atau pertemuan. Saat kami kesana memang tidak banyak yang datang apalagi karena saat itu adalah hari kerja. Hanya sekitar 5 keluarga. Jadi serasa seperti pemilik sendiri. Apalagi yang di tunggu, ayo datang ke pasaraya playground.




Senin, 27 Agustus 2018


Belajar matematika bisa menjadi hal yang tidak menyenangkan buat anak-anak. Apalagi bagi mereka yang tidak mempunyai kecerdasan di bidang tersebut. Tapi matematika adalah mata pelajaran yang akan dipergunakan di dalam kehidupan setiap orang khususnya yang menyangkut penghitungan, ukuran, jarak dan lainya. Maka mau tidak mau anak-anak harus mempelajarinya. Sebagai orang tua saya berusaha mengenalkan pelajaran ini dengan cara yang menyenangkan.
Saya meluangkan sedikit waktu saya membuat alat bantu belajar untuk anak saya. Mungkin bunda bisa mencobanya di rumah. Kali ini saya ingin membuat dadu huruf dan angka. Dadu huruf sudah banyak tersedia di online shop. Kalau saya membuat sendiri agar mudah disesuaikan dengan target yang ingin dipelajari. Saya ingin mengajarkan penambahan pada anak saya. Caranya sangat sederhana dan hampir tidak ada biayanya. Karena belajar tidak harus mahal. 
Bahan-ahan yang perlu disiapkan adalah :
1.      Kertas karton tebal. Bisa beli bisa juga memakai kertas bekas cereal.
2.      Lem, gunting, penggaris, pensil.
3.      Potongan angka (bisa diambil dari majalah atau stiker).
4.      Buatlah pola dadu pada kertas karton. Lalu gunting dan lem.
5.      Tempelkan angka disetiap sisi dadu sesuai dengan angka yang ingin di pelajari.
6.      Misal tulislah huruf 1, 2, 3, 4, 5, dan 6 di setiap sisinya. 

Cara belajar
Alat                 : sebuah dadu
                          Pensil
                          Biji untuk belajar berhitung/ kelereng/potongan lidi/ batu kecil.
Waktu             : 10- 15 menit.
Cara bermain
  1. Berdoa
  2. Ajak anak bernyanyi terlebih dahulu agar belajar menjadi lebih menyenangkan.
  3. Berikan dadu dan lembar kerjanya.
  4. Minta anak melempar dadu sekali.
  5. Minta anak menuliskan angka yang keluar di permukaan dadu pada lembar kerja.
  6. Minta anak menghitung dengan jari atau dengan alat seperti kelereng, dengan lidi atau dengan batu kecil.
  7. Setelah selesai ajak anak bernyanyi lagi. Kemuadian cek hasil kerjanya dan berikan pujian.
  8. Ulangi hingga anak mengerti.



lembar kerja disini.
Have fun!