Senin, 27 Agustus 2018

Belajar Penambahan Dengan Dadu


Belajar matematika bisa menjadi hal yang tidak menyenangkan buat anak-anak. Apalagi bagi mereka yang tidak mempunyai kecerdasan di bidang tersebut. Tapi matematika adalah mata pelajaran yang akan dipergunakan di dalam kehidupan setiap orang khususnya yang menyangkut penghitungan, ukuran, jarak dan lainya. Maka mau tidak mau anak-anak harus mempelajarinya. Sebagai orang tua saya berusaha mengenalkan pelajaran ini dengan cara yang menyenangkan.
Saya meluangkan sedikit waktu saya membuat alat bantu belajar untuk anak saya. Mungkin bunda bisa mencobanya di rumah. Kali ini saya ingin membuat dadu huruf dan angka. Dadu huruf sudah banyak tersedia di online shop. Kalau saya membuat sendiri agar mudah disesuaikan dengan target yang ingin dipelajari. Saya ingin mengajarkan penambahan pada anak saya. Caranya sangat sederhana dan hampir tidak ada biayanya. Karena belajar tidak harus mahal. 
Bahan-ahan yang perlu disiapkan adalah :
1.      Kertas karton tebal. Bisa beli bisa juga memakai kertas bekas cereal.
2.      Lem, gunting, penggaris, pensil.
3.      Potongan angka (bisa diambil dari majalah atau stiker).
4.      Buatlah pola dadu pada kertas karton. Lalu gunting dan lem.
5.      Tempelkan angka disetiap sisi dadu sesuai dengan angka yang ingin di pelajari.
6.      Misal tulislah huruf 1, 2, 3, 4, 5, dan 6 di setiap sisinya. 

Cara belajar
Alat                 : sebuah dadu
                          Pensil
                          Biji untuk belajar berhitung/ kelereng/potongan lidi/ batu kecil.
Waktu             : 10- 15 menit.
Cara bermain
  1. Berdoa
  2. Ajak anak bernyanyi terlebih dahulu agar belajar menjadi lebih menyenangkan.
  3. Berikan dadu dan lembar kerjanya.
  4. Minta anak melempar dadu sekali.
  5. Minta anak menuliskan angka yang keluar di permukaan dadu pada lembar kerja.
  6. Minta anak menghitung dengan jari atau dengan alat seperti kelereng, dengan lidi atau dengan batu kecil.
  7. Setelah selesai ajak anak bernyanyi lagi. Kemuadian cek hasil kerjanya dan berikan pujian.
  8. Ulangi hingga anak mengerti.



lembar kerja disini.
Have fun!

additional worksheet

Selasa, 24 April 2018

Belajar Membuat Bento


mymealbox

Ketika usia anak saya 1 tahun, saya melihat sebuah artikel tentang bento. Ya saat itu yang ada di pikiran saya adalah hoka-hoka bento. Tapi ternyata beda ya. Bento adalah bekal makanan yang dibuat semenarik mungkin. Lalu saya melihat beberapa web seperti Forbento.com, my mealbox , bento time. Dan mulai tertarik untuk membuatkan makanan yang dibuat dengan bentuk-bentuk yang lucu. Karena saya tidak mempunyai alat untuk ngebento saya memakai apa saja yang ada di dapur dan mulai membuat bento yang sangat minimalis. Dan ini dia bento pertama saya. Hanya dengan roti tawar yang saya jadikan bulat dengan mangkuk, dan matanya dari wortel (sayur sop) dibulatkan dengan sedotan dan meses yang saya jadikan hidung dan mulut. yang dibawahnya memakai cetakan  agar-agar bentuk kura-kura ditambah potongan nori serta telur puyuh.


Setelah itu saya mulai tertarik mengumpulkan alat-alat bento. Alat pertama yang saya dapatakan adalah cetakan roti/keju berbentuk ikan yang saya dapatkan gratis dari membeli 2 bungkus keju serta memakai cetakan kue bentuk burung.  bentuk mataharinya dari potongan wortel serta saya tambahkan udang goreng. jadilah nasi dengan tema laut. 

Setelah itu saya semakin tertarik untuk belajar bento ya siapa tahu selain untuk membuat bekal anak, suatu hari saya bisa memanfaakannya untuk bisnis. Saya ikut bento workshop dari mymealbox. Dan ini hasilnya. lumayan kan untuk pemula.

 Demikian bunda beberapa contoh bento yang saya buat.  meskipun sangat sederhana tapi saya senang membuatnya. anak-anak pun senang dan lahap makannya. Saya yakin bunda-bunda jauh lebih kreatif dari saya. Jika Bunda ingin mendapatkan alat-alat perbentoan, bisa beli di fb mymealbox atau fb yang lain, jika ingin melihat langsung bisa datang ke mall Kota Kasablanka di toko TOKYO (saya lupa lantai berapa atau DAISO yang sekarang sudah ada di lantai dasar. 

Kamis, 02 November 2017

Festival Dongeng Internasional Indonesia 2017

 FDII 2017

Festival dongeng datang lagi. Acara ini sangat bagus untuk orang tua, pendidik dan anak-anak.  Dongeng. Siapa yang tidak suka dongeng? Pasti ga ada kan. Saya saja yang sudah tua masih senang mendengarkan dongeng. Nah buat orang tua atau pendidik yang ingin belajar dongeng dari ahlinya bisa ikut acara keren ini akan ada workshopnya atau jika hanya ingin mencari alternatif acara yang mendidik untuk ank-anak daripada mereka hanya menonton tv atau main gadget di rumah, acara ini cocok sekali.
“Tujuan inti dari dongeng adalah Memperkenalkan lagi dan terus-terusan alternatif kegiatan bagi orang tua sekaligus juga satu kegiatan yang mendidik” ujar kak Aio.  Sasaran utamanya adalah orang tua agar meluangkan waktunya untuk mendongeng atau membacakan cerita kepada anaknya.

Festival dongeng internasional indonesia 2017 sebentar lagi datang, yaitu di bulan november tanggal 4 dan 5. Acaranya dari jam 8 pagi hingga jam 4 sore bertempat di perpustakaan nasional republik Indonesia yang baru di resmikan. Katanya perpustakaan ini terbesar di Asia. FDII tahun ini mengangkat tema “cerita ajaib”.  Hadir dalam jumpa pers pada hari jum’at 27 oktober 2017 di hotel Aryaduta, Mochamad Aryo Zidni selaku panitia FDII, arif Mujahidin, Direktur komunikasi Danone Indonesia, Ibu Tutut dari penerbit Noura dan ibu Najeela sihab seoarang pakar pendidikan. Banyak keajaiban yang muncul dalam acara FDII tahun ini.  apa saja keajaibannya:
  1. Pendongeng yang lebih banyak dari dalam dan luar negeri.
Akan ada puluhan pendongeng dari dalam dan luar negeri diantaranya ada kak Aio (Indonesia), Seung Ah Kim (Korea Selatan), Tanya Batt (Selandia Baru), Uncle Fat (Taiwan), Kiran Shah (Singapura), Craig Jenkins (Inggris Raya).

  1. Workshop untuk dewasa dan anak-anak (berbayar)

  1. Panggung terbuka (free tanpa registrasi, tanpa bayar)
 FDII 2017

  1. Special Show.
Dongeng spesial ini bisa dinikmati selama 1 jam penuh bersama  pendongeng internasional, tanpa jeda, didalam ruangan tertutup dengan layar besar, dan penonton yang dibatasi. Akan ada sesi interaksi bagi pengunjung pembelajar dalam program khusus Indonesia Storytelling Circle Program.
  1. Pameran ilustrasi  dan pameran buku anak zaman dahulu di gedung Heritage yang berada di depan gedung perpustakaan.
  2. Artis alley (lorong seniman)
Penulis dan ilustrator indonesia yang sudah pernah ikut pameran di luar negeri.
  1. Papermoon Puppet Theatre (Indonesia)
  2. Puppet teater
  3. Customize show
Dongeng spesial di dalam tenda selama 10 menit hanya untuk 2- 3 orang saja.
  1. Dongeng Boneka

Pak arif  Mujahidin, Direktur komunikasi Danone Indonesia dari Bintang Nutricia yang ikut hadir dalam jumpa pers mengatakan bahwa “FDII adalah kegiatan yang sangat menarik yang belum tentu bisa dinikmati setiap hari. Dongeng lebih dari sekedar menyampaikan informasi. Informasi juga harus bagus kontennya dan cara berkomunikasinya. Dongeng adalah salah satu media yang paling relevan terutama untuk orang tua ke anak”.
Ini adalah tahun ketiga bintang nutricia mendukung FDII. Tahun ini mereka ikut menurunkan karyawannya untuk ikut mendongeng dalam acara FDII ini. salut ya buat bintang Nutricia yang mendukung acara ini.
Hadir pula pakar pendidikan ibu Najeela sihab. Beliau sangat senang denga adanya acara FDII ini.“Dalam proses mendongeng, mengajarkan banyak hal. Anak kaya akan kosakata, imajinasi tumbuh lebih dari cerita yang ada di buku, ceritanya berkaitan dengan kehidupan hari-hari”. Dongeng sangat esential sebagai keterampilan yang dimiliki pendidik dan esensial sebagai bagian dari pengalaman belajar anak” jelasnya.
Ibu Tutuk dari penerbit Noura.  Dalam acara FDII ini ka aio menambah keajaiban cerita dengan menulis cerita dongeng sekitar 25 cerita dan diterbitkan oleh Penerbit Noura. Pandangan beliau tentang cerita-cerita dalam buku “cerita ajaib” bahwa “Dongeng memperlihatkan pada anak-anak bahwa dunia ini penuh keajaiban. Dongeng menjadi salah satu media untuk memperlihatkan banyak keajaiban di dalam dunia ini”

Meski ada dongeng yang berbahasa inggris, tidak usah khawatir karena akan diterjemahkan ke dalam bahasa indonesia. Ajaibnya lagi akan ada penerjemah dengan bahasa isyarat untuk mengakomodir anak-anak yang membutuhan.
Tunggu apalagi, catat waktunya ya jangan sampai ketinggalan acara seru dan pastinya sangat mendidik ini. ada sekitar 5 lantai yaitu lantai 1,2,3,4, dan 7. Lantai 7 ini memang ruangan khusus untuk anak-anak dan disini acara juga berlangsung dari pagi hngga sore. Berikut adalah susunan acara yang bisa diikuti.


Harapan kak Aio untuk tahun depan setiap bulan ada kegiatan yang dipilih orang tua untuk mengajak anaknya menonton dongeng di sebuah gedung pertunjukan. Sampai ketemu di Festival Dongeng Internasional Indonesia 2017.



Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...